eMudhra Berhenti Bisnis SSL/TLS Global Setelah 8 Kunci CA Intermediate Dapat Ditemukan Mudah

Admin Persandian 23 Oktober 2026
Beranda Berita eMudhra Berhenti Bisnis SSL/TLS Global Setelah 8 Kunci CA Intermediate Dapat Ditemukan Mudah
eMudhra Berhenti Bisnis SSL/TLS Global Setelah 8 Kunci CA Intermediate Dapat Ditemukan Mudah

Pengantar Insiden

Perusahaan sertifikat asal India, eMudhra, telah memutuskan untuk menarik diri dari bisnis SSL/TLS globalnya setelah ditemukan delapan kunci privat intermediate Certificate Authority (CA) yang dapat dengan mudah dipecahkan. Keputusan ini diambil hanya lima hari setelah seorang peneliti keamanan mengungkapkan bahwa kunci privat tersebut dapat dipulihkan dengan metode brute‑force sederhana, menimbulkan risiko serius bagi kepercayaan dan keamanan jaringan global.

Detail Teknis Ancaman

Setiap CA intermediate bertanggung jawab untuk menandatangani sertifikat server dan menegaskan rantai kepercayaan. Peneliti menemukan bahwa kunci privat delapan CA tersebut menggunakan algoritma RSA dengan panjang 2048 bit, namun entropi yang digunakan saat pembuatan kunci sangat rendah. Kunci tersebut dihasilkan menggunakan generator bilangan acak yang tidak memenuhi standar FIPS 140‑2, sehingga pola yang dapat diprediksi muncul. Dengan menggunakan teknik pencarian brute‑force dan analisis statistik, peneliti berhasil memulihkan kunci privat dalam hitungan jam, memungkinkan pihak berwenang untuk menandatangani sertifikat palsu atau melakukan serangan Man‑in‑The‑Middle (MITM).

Dampak Ancaman

Kerentanan ini menimbulkan dampak luas terhadap sistem yang bergantung pada sertifikat eMudhra:

  • Server Web dan API yang menggunakan sertifikat intermediate ini dapat dengan mudah dipalsukan, membuka pintu bagi serangan phishing dan pencurian data sensitif.
  • Kepercayaan Pengguna terhadap situs yang menggunakan sertifikat CA ini menurun drastis, mengakibatkan potensi penurunan traffic dan kerugian reputasi.
  • Infrastruktur Keamanan Global yang mengandalkan rantai kepercayaan eMudhra harus segera memeriksa dan menandatangani ulang sertifikat, menambah beban operasional dan risiko downtime.

Rekomendasi Mitigasi dan Langkah Keamanan

Untuk meminimalkan risiko, organisasi harus segera melakukan langkah-langkah berikut:

  • Revoke dan Ganti Sertifikat: Segera revoke semua sertifikat yang ditandatangani oleh CA intermediate yang terpengaruh dan ganti dengan sertifikat baru dari CA yang terpercaya.
  • Audit Kunci Privat: Pastikan semua kunci privat dihasilkan menggunakan generator bilangan acak yang memenuhi standar FIPS 140‑2 atau 140‑3, dan disimpan di Hardware Security Module (HSM).
  • Periksa Rantai Kepercayaan: Validasi seluruh rantai sertifikat di server dan aplikasi, memastikan tidak ada sertifikat intermediate yang sudah kedaluwarsa atau dicabut.
  • Monitoring dan Deteksi: Implementasikan solusi pemantauan keamanan (SIEM) untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan terkait sertifikat, seperti pembuatan sertifikat baru yang tidak sah.
  • Pelatihan dan Kebijakan: Edukasi tim TI tentang pentingnya manajemen sertifikat, serta memperbarui kebijakan internal mengenai pembuatan, penyimpanan, dan rotasi kunci.




Sumber Referensi: Artikel ini disadur secara otomatis dari publikasi asli. Untuk membaca selengkapnya, silakan kunjungi eMudhra to Exit Global SSL/TLS Business After 8 Intermediate CA Keys Found Easily Guessable.

CSIRT Assistant
Halo 👋 Ada yang bisa saya bantu? Jika perlu, chat ini bisa diteruskan ke admin.
Scroll