GitLab Terungkap Kerentanan RCE Tanpa Otentikasi (CVSS 10.0) yang Mempengaruhi Semua Versi Sejak 7.0

Admin Persandian 22 Oktober 2026
Beranda Berita GitLab Terungkap Kerentanan RCE Tanpa Otentikasi (CVSS 10.0) yang Mempengaruhi Semua Versi Sejak 7.0
GitLab Terungkap Kerentanan RCE Tanpa Otentikasi (CVSS 10.0) yang Mempengaruhi Semua Versi Sejak 7.0

Pengantar Insiden

Pada tanggal 21 Oktober, GitLab merilis pembaruan keamanan yang menutup celah kritis yang memungkinkan penyerang mengeksekusi kode secara remote (RCE) tanpa memerlukan otentikasi. Kerentanan ini, yang diberi skor CVSS 10.0, memengaruhi seluruh spektrum versi GitLab, mulai dari rilis 7.0 (2014) hingga versi terbaru. Meskipun administrator telah menerapkan pembaruan pada 12 Oktober yang hanya menutup versi 19.2 ke atas, versi terbaru yang menutup celah ini berada satu patch di atasnya, sehingga banyak instalasi yang masih rentan.

Detail Teknis Ancaman

Kerentanan berakar pada API internal GitLab yang tidak melakukan validasi otentikasi pada permintaan tertentu. Penyerang dapat mengirimkan permintaan HTTP khusus ke endpoint tersebut, yang memicu eksekusi kode shell di server GitLab. Karena tidak ada mekanisme otentikasi, penyerang dapat menjalankan perintah arbitrer, mengubah konfigurasi, mengekstrak data sensitif, atau bahkan menanam backdoor. Serangan ini memanfaatkan kelemahan dalam pengelolaan sesi dan pengaturan hak akses pada modul gitlab-shell.

Dampak terhadap Sistem dan Data

Jika tidak ditangani, serangan dapat mengakibatkan kompromi penuh server GitLab, termasuk akses ke repositori kode, data pengguna, dan kredensial yang tersimpan. Penyerang dapat mengubah atau menghapus proyek, mencuri token akses, atau mengeksekusi skrip berbahaya yang dapat menyebar ke infrastruktur lain. Karena kerentanan ini berlaku pada semua versi sejak 7.0, organisasi yang menggunakan instalasi lama berisiko tinggi, terutama yang tidak secara rutin memeriksa pembaruan keamanan.

Rekomendasi Mitigasi

1. Segera Terapkan Patch: Unduh dan instal versi GitLab yang menutup kerentanan (termasuk patch satu level di atas rilis 19.2) menggunakan perintah gitlab-ctl reconfigure dan gitlab-ctl restart.

2. Verifikasi Versi: Jalankan gitlab-rake gitlab:env:info untuk memastikan tidak ada instalasi yang masih menggunakan versi 7.0–19.1.

3. Aktifkan Otentikasi Multi-Faktor: Konfigurasikan MFA untuk semua akun administrator guna menambah lapisan keamanan.

4. Monitoring Log: Pantau log /var/log/gitlab/gitlab-rails/production.log untuk aktivitas tidak biasa, seperti permintaan API tanpa token.

5. Segregasi Jaringan: Tempatkan server GitLab dalam segmen jaringan yang terisolasi dan batasi akses hanya melalui VPN atau firewall yang ketat.

6. Audit Keamanan Berkala: Lakukan penilaian kerentanan secara rutin dan gunakan layanan GitLab Security Dashboard untuk memantau status keamanan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, organisasi dapat meminimalkan risiko serangan RCE dan melindungi data serta infrastruktur kritis mereka.




Sumber Referensi: Artikel ini disadur secara otomatis dari publikasi asli. Untuk membaca selengkapnya, silakan kunjungi Critical GitLab Flaw (CVSS 10.0) Could Allow Unauthenticated RCE Across 12 Years of Releases.

CSIRT Assistant
Halo 👋 Ada yang bisa saya bantu? Jika perlu, chat ini bisa diteruskan ke admin.
Scroll