
Dalam rapat tersebut, CiamisKab-CSIRT memaparkan evaluasi penanganan insiden siber sepanjang tahun 2025 serta strategi penguatan keamanan digital untuk tahun 2026. Fokus pembahasan mencakup peningkatan sistem deteksi dini, penanganan insiden secara terstruktur, hingga perlindungan data pada layanan publik berbasis digital.
Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi menegaskan bahwa ancaman siber semakin kompleks sehingga diperlukan kolaborasi lintas perangkat daerah. “Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk menyamakan pola kerja, memperkuat prosedur respons insiden, dan memastikan bahwa layanan digital pemerintah berjalan aman,” ujarnya.
Selain paparan teknis, rapat juga diisi dengan diskusi mengenai standar keamanan informasi, manajemen risiko, serta rencana pelatihan bagi operator sistem di setiap OPD Serta Memaparkan Tentang Tanda Tangan Elektronik.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Ciamis berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan siber serta memastikan keamanan data masyarakat di tengah berkembangnya layanan digital pemerintahan.